Yayasan Penabulu melalui program Lingkar Madani, dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation, melanjutkan rangkaian pelatihan “Penguatan Sistem SDM bagi Organisasi Masyarakat Sipil” dengan menyelenggarakan sesi ketiga pada 24 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh organisasi mitra Lingkar Madani Fase 4 dan menghadirkan Alia Tisca, Human Resources Consultant, sebagai narasumber serta Dea Naferta sebagai fasilitator.
Mengangkat topik “Safe Recruitment dan Manajemen Kinerja”, sesi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses rekrutmen yang aman dan transparan, sekaligus membangun sistem manajemen kinerja yang mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Pada bagian pertama, peserta mempelajari konsep safe recruitment atau rekrutmen yang aman sebagai salah satu fondasi penting dalam pengelolaan SDM. Alia Tisca menjelaskan bahwa proses rekrutmen tidak hanya bertujuan menemukan kandidat yang sesuai, tetapi juga memastikan organisasi menjalankan proses yang akuntabel, transparan, dan sejalan dengan nilai-nilai organisasi.
Peserta diajak memahami prinsip-prinsip utama dalam safe recruitment, yaitu transparansi, keadilan, berbasis kebutuhan organisasi, dan berbasis kompetensi. Melalui prinsip-prinsip tersebut, organisasi dapat memastikan bahwa setiap proses seleksi dilakukan secara objektif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh kandidat.
Narasumber kemudian melanjutkan materi yang membahas tentang tahapan rekrutmen yang ideal, mulai dari identifikasi kebutuhan SDM, penyusunan job description, pengumuman lowongan, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, pemeriksaan pra-kerja, hingga proses orientasi bagi staf yang diterima.
Untuk melengkapi pemahaman, peserta dibagi menjadi dua kelompok breakout room dengan tugas menyusun KPI untuk posisi HR Manager. Mereka dibebaskan untuk menentukan indikator-indikator yang diperlukan dalam penyusunan draft tersebut. Saksikan keseruannya melalui rekaman video di bawah ini!