Sesi 1. Perencanaan dan Pemetaan Peran SDM sebagai Fungsi Strategis Organisasi

Dibuat oleh Admin Lingkar Madani di Articles 22 Jun 2026
Bagikan

Yayasan Penabulu melalui program Lingkar Madani, dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation, menyelenggarakan pelatihan “Penguatan Sistem SDM bagi Organisasi Masyarakat Sipil” yang berlangsung dalam empat sesi pada tanggal 17, 18, 24, dan 25 Juni 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi masyarakat sipil (OMS) dalam membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Sesi pertama yang dilaksanakan pada 17 Juni 2026 mengangkat topik “Perencanaan dan Pemetaan Peran SDM sebagai Fungsi Strategis Organisasi”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari delapan organisasi mitra Lingkar Madani Fase 4. Sesi peningkatan kapasitas tersebut dipandu oleh Alia Tisca, Human Resources Consultant, sebagai narasumber dan Dea Naferta sebagai fasilitator.

Pada sesi ini, peserta diajak untuk memahami bahwa pengelolaan SDM bukan sekadar fungsi administratif, melainkan bagian penting dari tata kelola organisasi yang berkontribusi langsung terhadap efektivitas program, akuntabilitas, dan keberlanjutan organisasi. Kemudian, Alia Tisca menjelaskan tentang tantangan yang umum dihadapi OMS dalam pengelolaan SDM. Beberapa tantangan yang muncul antara lain keterbatasan jumlah personel, tuntutan menjalankan berbagai peran secara bersamaan (multi-peran), tingginya tingkat pergantian staf (turnover), dan ketergantungan pada pendanaan donor. Kondisi ini sering kali membuat organisasi lebih fokus pada kebutuhan operasional jangka pendek dibandingkan pembangunan sistem SDM yang berkelanjutan.

Selanjutnya, narasumber menekankan bahwa SDM merupakan aset utama organisasi. Keberhasilan sebuah organisasi dalam mencapai visi dan misinya sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan manusia yang berada di dalamnya. Oleh karena itu, perencanaan SDM perlu ditempatkan sebagai proses strategis yang membantu organisasi memastikan ketersediaan sumber daya, kompetensi, dan struktur kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Sebagai penutup, peserta dibagi ke dalam kelompok diskusi untuk memetakan kondisi SDM di organisasinya masing-masing dan mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi. Hasil diskusi ini menjadi dasar bagi penyusunan rencana penguatan sistem SDM yang akan terus dikembangkan selama rangkaian pelatihan berlangsung.

Melalui sesi ini, peserta diharapkan dapat mulai melihat pengelolaan SDM sebagai investasi strategis yang mendukung efektivitas program dan keberlanjutan organisasi. Yuk, simak video rekaman sesi ini untuk mempelajari materi secara lebih lengkap!

Komentar (0)

Bagikan

Share this post with others