Sesi 1. PMEL sebagai Sistem Strategis Organisasi

Dibuat oleh Admin Lingkar Madani di Articles 29 Mei 2026
Bagikan

PMEL (Planning, Monitoring, Evaluation, and Learning) merupakan sistem yang membantu organisasi memastikan bahwa setiap program berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan dampak yang jelas. Dalam praktiknya, PMEL bekerja seperti sebuah alur logika yang menghubungkan sumber daya, proses kerja, hasil langsung, perubahan yang terjadi, hingga dampak jangka panjang yang ingin dicapai organisasi.

Yayasan Penabulu melalui program Lingkar Madani dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation mengadakan pelatihan PMEL (Planning, Monitoring, Evaluation, and Learning) bertajuk “Membangun Sistem PMEL yang Sederhana, Relevan, dan Berkelanjutan” sebanyak empat sesi bersama Arif R Iryawan, Applied Research & PMEL Specialist, sebagai narasumber dan difasilitasi oleh Dea Naferta dari Lingkar Madani.

Sesi pertama yang mengangkat topik “PMEL sebagai Sistem Strategis Organisasi” dilaksanakan pada 12 Mei 2026 dan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai organisasi yang menjadi mitra Lingkar Madani Fase 4. Narasumber menjelaskan bahwa PMEL bukan sekadar pelaporan, tetapi sistem yang mendukung manajemen program dan pengambilan keputusan berbasis bukti untuk mencapai perubahan dan dampak.

Siklus PMEL dalam manajemen organisasi terbagi ke dalam empat tahap. Pertama, Perencanaan (planning), yakni menetapkan tujuan, strategi, program, indikator, dan rencana PMEL yang relevan. Kedua, Monitoring (Pemantauan), yaitu memantau pelaksanaan (input, proses, output) secara rutin untuk melihat kemajuan dan mengidentifikasi isu. Tahapan selanjutnya adalah Evaluasi (Penilaian), menilai capaian outcome dan impact untuk memahami hasil dan faktor yang mempengaruhinya. Terakhir, tahap Pembelajaran (learning), yaitu menggunakan temuan evaluasi dan pengalaman untuk memperbaiki strategi, program, dan sistem organisasi.


Selanjutnya, Arif, sapaan akrab narasumber, menjelaskan secara singkat mengenai kerangka Theory of Change (ToC), salah satu framework dalam PMEL. Ia menekankan pada perbedaan antara output dan outcome yang selama ini sering tertukar, di mana output menekankan pada hasil langsung yang dihasilkan dari aktivitas. Sementara itu, outcome menitikberatkan pada hasil jangka menengah berupa perubahan pengetahuan, sikap, kapasitas, atau kondisi pada kelompok sasaran sebagai akibat langsung dari output.

Menariknya, narasumber mengajak peserta untuk menerapkan kerangka berpikir PMEL ke dalam rencana pribadi, seperti rencana pernikahan dan pembelian rumah. Penasaran seperti apa keseruannya? Yuk, saksikan rekaman kelasnya di bawah ini.

Komentar (0)

Bagikan

Share this post with others